You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Jumat Bersih di Pulau Untung Jawa Difokuskan Pada PSN
photo Suparni - Beritajakarta.id

Petugas dan Warga Pulau Untung Jawa Gelar Jumat Bersih

Petugas juru pemantau jentik (Jumantik) di tiga RW, aparatur kelurahan, Puskesmas dan Satpol PP dan warga RW 01, 02 dan 03 di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan menggelar Jumat bersih di wilayahnya.

Jumat bersih yang digelar di tiga RW ini difokuskan pada PSN untuk mencegah DBD,

Lurah Pulau Untung Jawa, Ade Slamet mengatakan, Jumat bersih kali ini difokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Hal tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi datangnya wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD).  

Petugas dan Warga Gelar Kerja Bakti di Pulau Harapan

"Jumat bersih yang digelar di tiga RW ini difokuskan pada PSN untuk mencegah DBD," ujarnya, Jumat (8/2).

Dijelaskan Ade, selain melakukan bersih-bersih lingkungan pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap potensi adanya sarang nyamuk. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengimbau agar warga turut menjadi Jumantik mandiri yang bertugas mengecek sarang nyamuk di lingkungan rumah. 

"Selain itu, melakukan 3 M yaitu menguras, menutup dan mengubur," terangnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga melakukan tindakan terhadap dua rumah yang terdapat jentik nyamuknya.

"Agar lingkungan bersih dan terbebas dari DBD kami senantiasa melakukan PSN seminggu dua kali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye24281 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1840 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1181 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1124 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye914 personFakhrizal Fakhri